Harus saya katakan, Tiga Bayangan (Gramedia Pustaka Utama) tidak menyuguhkan happy ending (ups... sory buat yang belum baca). Cerita ini diakhiri dengan kesimpulan: hidup terus berjalan, sesakit apapun masa lalumu. Louis dan Lise punya anak lagi, yang mengggantikan Joachim, meski mereka tak pernah bisa melupakan putranya itu.
Tampilkan postingan dengan label tiga bayangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tiga bayangan. Tampilkan semua postingan
05 Oktober 2009
Tiga Bayangan, novel grafis
Harus saya katakan, Tiga Bayangan (Gramedia Pustaka Utama) tidak menyuguhkan happy ending (ups... sory buat yang belum baca). Cerita ini diakhiri dengan kesimpulan: hidup terus berjalan, sesakit apapun masa lalumu. Louis dan Lise punya anak lagi, yang mengggantikan Joachim, meski mereka tak pernah bisa melupakan putranya itu.
Kata kunci:
cyril pedrosa,
Graphic Novel,
Review,
three shadows,
tiga bayangan
Langganan:
Komentar (Atom)